Kamus Saham Pemula: Istilah Penting dari Nol
Penjelasan istilah harian pasar modal yang sering didengar pemula: dari arti 1 lot, dividen, cut loss, batas ARA/ARB, hingga cara membaca rasio saham tanpa istilah rumit.
1 Lot Saham
Dasar SahamSatuan resmi minimal pembelian saham di pasar reguler Bursa Efek Indonesia. Tepat berisi 100 lembar saham. Jika harga saham Rp500 per lembar, modal membeli 1 lot adalah Rp50.000.
Dividen
Dasar SahamBagian dari laba bersih perusahaan yang dibagikan kepada para pemegang saham sesuai jumlah lembar yang dimiliki. Pembagian dividen biasanya diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Capital Gain & Capital Loss
Dasar SahamCapital gain adalah keuntungan yang didapat saat Anda menjual saham pada harga yang lebih tinggi dari harga beli. Sebaliknya, capital loss adalah selisih kerugian jika menjual saham di bawah harga beli.
Cut Loss
Transaksi & RisikoTindakan menjual saham yang posisinya sedang rugi demi mencegah kerugian menjadi jauh lebih dalam. Ini adalah bagian dari manajemen risiko yang sehat bagi setiap investor.
Auto Rejection (ARA & ARB)
Aturan BursaMekanisme bursa untuk membatasi pergerakan naik tertinggi (Auto Rejection Atas / ARA) dan penurunan terdalam (Auto Rejection Bawah / ARB) dalam satu hari perdagangan agar pasar tetap tertib.
IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan)
Indeks AcuanRapor gabungan yang mencerminkan rata-rata pergerakan harga seluruh saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Disebut juga Jakarta Composite Index (JCI).
Indeks Kompas100 & IDX80
Indeks AcuanDaftar 100 dan 80 saham pilihan bursa yang memiliki nilai transaksi harian paling likuid, kapitalisasi pasar besar, dan kondisi fundamental yang relatif sehat.
RDN (Rekening Dana Nasabah)
Rekening & SekuritasRekening bank khusus atas nama Anda sendiri yang dibuka oleh perusahaan sekuritas. RDN berfungsi untuk menampung dana pembelian saham dan menerima hasil penjualan saham serta dividen.
SID (Single Investor Identification)
Rekening & SekuritasNomor identitas tunggal resmi dari KSEI (Kustodian Sentral Efek Indonesia) seperti nomor KTP pasar modal. Satu orang hanya memiliki 1 nomor SID meski membuka rekening di banyak sekuritas.
Settlement T+2
Aturan BursaSiklus penyelesaian transaksi saham di Indonesia. Pembelian atau penjualan saham baru selesai secara kliring resmi dua hari bursa setelah transaksi (T+2), tidak termasuk hari Sabtu, Minggu, dan libur bursa.
P/E Ratio (Price to Earnings)
Analisis & RasioRasio perbandingan antara harga saham dengan laba bersih per lembar (EPS). Menunjukkan berapa tahun modal beli saham bisa kembali jika laba perusahaan konstan.
PBV (Price to Book Value)
Analisis & RasioRasio yang membandingkan harga saham di bursa dengan nilai buku (ekuitas bersih per lembar). PBV di bawah 1x berarti saham dijual lebih murah dari nilai aset bersih perusahaan.
Right Issue (HMETD)
Aksi KorporasiHak Memesan Efek Terlebih Dahulu. Cara perusahaan menambah modal baru dengan menawarkan saham baru kepada pemegang saham lama dengan harga pelaksanaan tertentu.
Stock Split (Pemecahan Nilai Saham)
Aksi KorporasiAksi korporasi memecah 1 lembar saham menjadi beberapa lembar (misalnya rasio 1:5) dengan harga per lembar yang disesuaikan secara proporsional.
Papan Pemantauan Khusus (FCA)
Aturan BursaPapan perdagangan khusus di BEI dengan metode Full Call Auction (FCA) untuk saham-saham yang memenuhi kriteria tertentu, seperti ekuitas negatif, likuiditas rendah, atau restrukturisasi utang.
Sudah paham istilahnya? Sekarang cari saham yang sesuai dengan rencana investasi Anda.
Pantau pergerakan 100 saham teratas bursa dan emiten yang baru masuk rotasi.
Cari sekuritas resmi berizin OJK dengan aplikasi ramah pemula dan biaya terjangkau.
Hitung perkiraan kas keluar untuk beli 1 lot dan kas masuk saat menjual saham.